free stats

Makna Desain Penelitian Eksploratori-Korelasional

Menjelaskan Konsep dan Kelebihan Desain Penelitian Eksploratori-Korelasional

Baca Cepat show

Sobat Sipil, jika Anda tertarik dengan dunia penelitian, pasti tidak asing dengan istilah penelitian eksploratori-korelasional. Namun, mungkin masih banyak yang belum paham betul tentang makna dari desain penelitian ini dan kelebihannya dibandingkan dengan desain penelitian lainnya. Pada artikel ini, kita akan membahas konsep dan kelebihan dari desain penelitian eksploratori-korelasional secara detail. Mari kita mulai!

Pendahuluan

Ketika Anda mengadakan penelitian, tentu Anda tidak akan asal-asalan dalam merancang penelitian. Ada beberapa desain penelitian yang digunakan dalam metodologi penelitian seperti eksperimen, survei, dan studi kasus. Salah satu desain penelitian yang sering digunakan adalah desain penelitian eksploratori-korelasional.

Penelitian eksploratori-korelasional merupakan suatu metode penelitian yang digunakan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ilmiah yang belum jelas atau belum diketahui sama sekali. Penelitian eksploratori-korelasional membantu peneliti untuk mengumpulkan data dan informasi dari populasi yang diwakili oleh sampel yang diambil.

Desain penelitian eksploratori-korelasional mengungkapkan adanya hubungan antara dua variabel, namun tidak menunjukkan sebab akibat dari hubungan tersebut.

Contoh penelitian dengan desain eksploratori-korelasional adalah ketika peneliti ingin memahami faktor apa saja yang mempengaruhi prestasi belajar siswa. Dalam desain penelitian ini, peneliti akan mengumpulkan data dari berbagai variabel seperti intensitas belajar, metode belajar yang digunakan, motivasi belajar siswa, dan masih banyak lagi.

Dalam penelitian eksploratori-korelasional, peneliti tidak dapat menjamin adanya hubungan sebab-akibat. Namun, desain penelitian ini cukup menarik untuk dilakukan karena dapat memberikan gambaran yang jelas tentang hubungan antar variabel.

Dalam penelitian eksploratori-korelasional, peneliti tidak menetapkan hipotesis sebelum memulai penelitian. Sebaliknya, peneliti mengumpulkan data yang terkait dengan masalah penelitian dan mengevaluasi data untuk memahami hubungan antara variabel yang terkait.

Kelebihan dan Kekurangan Desain Penelitian Eksploratori-Korelasional

Kelebihan

Desain penelitian eksploratori-korelasional memiliki beberapa kelebihan yang membuatnya menjadi metode penelitian yang menarik. Berikut kelebihannya:

1. Memahami Hubungan Variabel

Desain penelitian eksploratori-korelasional membantu peneliti memahami hubungan antar variabel yang terkait. Ini sangat bermanfaat ketika peneliti ingin memahami faktor-faktor apa yang mempengaruhi fenomena tertentu.

BACA JUGA:  Makna Data Sekunder Lingkungan: Pahami dan Manfaatkan dengan Tepat
2. Memungkinkan Pemeriksaan Awal Terhadap Masalah Penelitian

Desain penelitian eksploratori-korelasional dapat membantu peneliti melakukan pemeriksaan awal terhadap masalah penelitian. Peneliti dapat menggunakan desain penelitian ini untuk mendapatkan gambaran umum tentang fenomena yang diteliti sebelum melangkah ke desain penelitian yang lebih mendalam.

3. Cepat dan Efisien

Desain penelitian eksploratori-korelasional dapat dilakukan dengan cepat dan efisien. Pengumpulan data yang dilakukan tidak terlalu rumit seperti pada desain penelitian lainnya. Ini membuat peneliti dapat memulai penelitian dengan cepat dan menghemat waktu.

4. Hasil Yang Jelas

Desain penelitian eksploratori-korelasional umumnya menghasilkan gambaran yang jelas tentang hubungan antar variabel. Peneliti dapat membaca hasil penelitian ini dengan mudah dan memahami kontribusi variabel yang terkait pada fenomena yang diteliti.

Kekurangan

Tiap metode penelitian memiliki kelebihan dan kekurangan. Demikian juga dengan desain penelitian eksploratori-korelasional. Berikut kekurangannya:

1. Tidak Memiliki Sebab-Akibat

Desain penelitian eksploratori-korelasional hanya menunjukkan seberapa kuat hubungan antar variabel yang terkait. Tidak ada informasi mengenai sebab-akibat dari hubungan tersebut. Ini membuat pengambilan kesimpulan menjadi lebih sulit.

2. Data tidak Selalu Menjamin Keterwakilan Populasi

Penelitian eksploratori-korelasional hanya menggunakan sampel untuk menghasilkan hasil penelitian. Data yang dikumpulkan mungkin tidak bisa mewakili populasi secara keseluruhan. Ini menimbulkan pertanyaan mengenai validitas hasil penelitian.

3. Hubungan Yang Terlalu Umum

Terkadang hubungan yang ditemukan dalam desain penelitian eksploratori-korelasional terlalu umum dan kurang spesifik. Ini tidak membantu peneliti memahami faktor-faktor mana yang berkontribusi pada fenomena yang diteliti.

4. Membingungkan Kausalitas

Karena desain penelitian eksploratori-korelasional hanya menunjukkan hubungan antar variabel dan tidak memberikan informasi sebab-akibat, sering kali kausalitas menjadi ambigu dan membingungkan.

Desain Penelitian Kelebihan Kekurangan
Desain Eksperimen Memberikan informasi sebab-akibat Memakan waktu dan biaya yang lebih besar
Desain Survei Dapat mewakili populasi secara luas Data yang diperoleh mungkin tidak akurat
Desain Studi Kasus Dapat menguji fenomena dalam situasi kehidupan nyata Keterbatasan aplikabilitas hasil penelitian
Desain Eksploratori-Korelasional Mengungkapkan hubungan antar variabel yang terkait Tidak menunjukkan sebab-akibat

FAQ Makna Desain Penelitian Eksploratori-Korelasional

1. Apa itu desain penelitian eksploratori-korelasional?

Desain penelitian eksploratori-korelasional merupakan suatu metode penelitian yang digunakan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ilmiah yang belum jelas atau belum diketahui sama sekali.

2. Apa kelebihan desain penelitian eksploratori-korelasional?

Kelebihan dari desain penelitian eksploratori-korelasional adalah membantu peneliti memahami hubungan antar variabel yang terkait, memungkinkan pemeriksaan awal terhadap masalah penelitian, cepat dan efisien, dan menghasilkan gambaran yang jelas tentang hubungan antar variabel.

3. Apa kekurangan dari desain penelitian eksploratori-korelasional?

Kekurangan dari desain penelitian eksploratori-korelasional adalah tidak menunjukkan sebab-akibat, data yang tidak selalu mewakili populasi secara keseluruhan, hubungan yang terlalu umum, dan membingungkan kausalitas.

4. Apakah hipotesis ditetapkan sebelum penelitian eksploratori-korelasional dilakukan?

Tidak, dalam penelitian eksploratori-korelasional, peneliti tidak menetapkan hipotesis sebelum memulai penelitian. Sebaliknya, peneliti mengumpulkan data yang terkait dengan masalah penelitian dan mengevaluasi data untuk memahami hubungan antara variabel yang terkait.

5. Apakah desain penelitian eksploratori-korelasional dapat menghasilkan informasi sebab-akibat?

Tidak, desain penelitian eksploratori-korelasional hanya menunjukkan seberapa kuat hubungan antar variabel yang terkait. Tidak ada informasi mengenai sebab-akibat dari hubungan tersebut.

BACA JUGA:  Makna Kosakata: Mencatat Pikiran dalam Bahasa Indonesia

6. Bagaimana cara memulai penelitian dengan desain eksploratori-korelasional?

Peneliti mengumpulkan data yang terkait dengan masalah penelitian dan mengevaluasi data untuk memahami hubungan antara variabel yang terkait. Peneliti tidak menetapkan hipotesis sebelum memulai penelitian.

7. Apakah desain penelitian eksploratori-korelasional cocok digunakan untuk semua jenis penelitian?

Tidak, desain penelitian eksploratori-korelasional tidak cocok untuk penelitian yang membutuhkan informasi sebab-akibat. Desain eksploratori-korelasional lebih cocok digunakan untuk penelitian yang meneliti hubungan antara dua variabel atau lebih.

8. Apakah penelitian eksploratori-korelasional cocok untuk menguji hipotesis?

Tidak, penelitian eksploratori-korelasional tidak cocok untuk menguji hipotesis karena tidak menetapkan hipotesis sebelum memulai penelitian.

9. Apakah desain penelitian eksploratori-korelasional dapat digunakan untuk penelitian kualitatif?

Ya, desain penelitian eksploratori-korelasional dapat digunakan untuk penelitian kualitatif seperti penelitian etnografi atau fenomenologi.

10. Apa tujuan dari penelitian eksploratori-korelasional?

Tujuan dari penelitian eksploratori-korelasional adalah untuk memahami hubungan antar variabel yang terkait dan memberikan gambaran umum tentang fenomena yang diteliti.

11. Apakah pengumpulan data dalam penelitian eksploratori-korelasional sulit dilakukan?

Tidak, pengumpulan data dalam penelitian eksploratori-korelasional tidak terlalu rumit seperti pada desain penelitian lainnya. Ini membuat peneliti dapat memulai penelitian dengan cepat dan menghemat waktu.

12. Apakah desain penelitian eksploratori-korelasional dapat digunakan pada penelitian eksperimen?

Tidak, desain penelitian eksploratori-korelasional tidak cocok untuk penelitian eksperimen yang membutuhkan kontrol dan manipulasi variabel bebas.

13. Apakah hasil penelitian eksploratori-korelasional valid?

Validitas hasil penelitian eksploratori-korelasional tergantung pada seberapa representatif sampel yang digunakan dalam penelitian tersebut. Data yang dikumpulkan mungkin tidak mewakili populasi secara keseluruhan.

Kesimpulan

Sobat Sipil, setelah kita membahas konsep dan kelebihan dari desain penelitian eksploratori-korelasional, kita dapat menyimpulkan bahwa desain penelitian ini bermanfaat ketika kita ingin memahami hubungan antar variabel yang terkait pada suatu fenomena. Selain itu, desain penelitian eksploratori-korelasional juga dapat membantu peneliti melakukan pemeriksaan awal terhadap masalah penelitian dan menghasilkan gambaran yang jelas tentang hubungan antar variabel.

Kita juga harus memahami kekurangan dari desain penelitian eksploratori-korelasional, seperti tidak menunjukkan sebab-akibat dan data yang tidak selalu mewakili populasi secara keseluruhan.

Tidak ada desain penelitian yang sempurna, namun kita dapat memilih desain penelitian yang sesuai dengan pertanyaan-pertanyaan ilmiah yang ingin kita jawab. Jadi, saat kita merancang penelitian, kita harus mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan dari desain penelitian yang akan digunakan.

Actionable Items

  • Pahami konsep dan kelebihan dari desain penelitian eksploratori-korelasional
  • Jangan anggap enteng kekurangan dari desain penelitian eksploratori-korelasional
  • Pilih desain penelitian yang sesuai dengan pertanyaan-pertanyaan ilmiah yang ingin Anda jawab
  • Jangan lupa mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan dari desain penelitian yang akan digunakan

Penutup

Sobat Sipil, penelitian adalah proses yang kompleks dan membutuhkan pemikiran yang matang. Penting bagi kita untuk memahami konsep dan kelebihan dari desain penelitian eksploratori-korelasional sebelum menggunakan desain ini dalam penelitian kita. Dengan pemahaman yang baik, kita dapat menghasilkan penelitian yang berkualitas dan meraih pencapaian yang lebih tinggi. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda. Terima kasih telah membaca!